Infra Struktur Wilayah Pinggiran Hutan Memprihatinkan
| Salah satu jembatan rusak wilayah Jatikalen |
| Anggota DPR RI Sareh Wiyono saat meninjau lokasi |
Untuk masuk ke Desa Pule harus menembus hutan jati. Warga desa setempat kebanyakan kalau ingin ke Jatikalen lebih memilih berputar melintasi wilayah Kabupaten Jombang. Dengan memakan waktu sekitar satu setengah jam.
Fakta tersebut diketahui saat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPRRI) dari Fraksi Partai Gerindra, Dr H Sareh Wiyono SH, MH, mengunjungi desa tersebut saat melakukan reses beberapa waktu lalu.
"Kasihan sekali warga yang berada di daerah terpencil pinggiran hutan. Infra struktur jalan sangat tidak memadahi. Sepertinya pembaikan dan pembanguna jalan di wiayah seperti itu sangat lambat," ujar Sareh Wiyono.
Dengan kenyataan seperti itu, anggota legislatif tersebut mengaku prihatin dan kasihan dengan warga setempat. "Masak dari Desa Pule, untuk ke Kecamatan Jatikalen saja harus memutar melalui wilayah Kabupaten Jombang. Dan ini jelas akan memakan waktu," tandas Wiyono.
Dijelaskan Sareh, mestinya pemerintah daerah dalam merancang pembangunan harus sinergi dengan kebijakan pusat, yang saat ini memprioritaskan pembangunan infra struktur.
"Kalau kondisi infta syruktu jalan seperti itu, kapan majunya daerah-daerah terpencil," tandas anggota DPRRI Dapil 8 Jatim tersebut. (oke)

























No Comment to " Infra Struktur Wilayah Pinggiran Hutan Memprihatinkan "