News Ticker

Menu

Harga Benih Bawang Merah Melambung, Petani Menjerit

Pedagang bawang merah di pasar Sukomoro
OPOREK.com – NGANJUK - Para petani bawang merah di Kabupaten Nganjuk saat musim tanam sekarang menjerit.  Ini disebabkan, harga benih bawang merah melambung hingga mencapai Rp 60 ribu / kg.
  Mohamad Ridwan, salah seorang petani, di Desa Banaran Wetan, Kecamatan Bagor, menyatakan melambungnya harga benih tersebut terjadi menjelang musim tanam beberapa waktu lalu. “Naiknya harga sudah gak normal. Harga benih mencapai Rp 60 ribu/kg,” ujar Ridwan.
   Dikatakan dia, tingginya harga itu membuat petani kelimpungan. Terutama bagi para petani yang tidak punya simpanan benih. “ Kalau yang mempunyai simpanan benih tidak masalah. Seperti yang saya tidak punya benih menjadi kelimpungan. Karena kalau menanam membutuhkan biaya yang banyak,” ujar Ridwan.
   Dijelaskan dia, untuk lahan seluas 50 ru, memerlukan benih sekitar 1 kwintal.” Dengan demikian untuk beli benih saja memerlukan dana Rp 6 juta untuk lahan seluas 50 ru. Itu belum biaya tanam, pupuk dan obat-obatan. Jadi total biaya tanam untuk lahan seluas 50 ru sekitar  Rp 12 juta, Ini berat bagi petani,” ujar Ridwan.
  Ternyata bukan hanya benih saja yang harganya melambung.  Harga bawang merah untuk konsumsi juga ikut melambung. Saat ini harga bawang merah baru panen dari sawah mencapai Rp 25 kg. (Oke)

Share This:

Jillur Rahman

I'm Jillur Rahman. A full time web designer. I enjoy to make modern template. I love create blogger template and write about web design, blogger. Now I'm working with Themeforest. You can buy our templates from Themeforest.

No Comment to " Harga Benih Bawang Merah Melambung, Petani Menjerit "

  • To add an Emoticons Show Icons
  • To add code Use [pre]code here[/pre]
  • To add an Image Use [img]IMAGE-URL-HERE[/img]
  • To add Youtube video just paste a video link like http://www.youtube.com/watch?v=0x_gnfpL3RM